Langsung ke konten utama

Bosan? Belanja Jam Terbang Yuk!


Pernah lelah dengan PR seharian?
Pernah bosan dengan rutinitas yang itu-itu saja?
Manusiawi jika kita mengalami hal ini.

Kalau kau ingin berhenti, ingat tuk mulai lagi.
Tetap semangat dan teguhkan hati di setiap hari.
Sampai nanti, sampai mati.


Sepenggal lirik lagu buat kamu, iya kamu yang sedang ingin istirahat sejenak.
Boleh saja memutuskan untuk diam, menahan langkah sejenak. Ulat tak selamanya bergerak untuk makan, ada masanya ia memilih mengasingkan diri dalam wujud kepompong hingga tiba masanya terbang menjadi kupu-kupu.

Ingat episode 3D2Y di Onepiece? Thousand Sunny sempat "parkir" juga, bahkan semua kru topi jerami terpisah-pisah di negeri antah berantah. Tetapi jangan salah! Mereka berhenti untuk menempa diri menjadi pribadi baru, menghadapi tantangan yang semakin berat di perjalanan mereka selanjutnya.

Sang navigator belajar dari ahli cuaca di pulau langit.

Si ahli pedang yang terdampar di pulau Mihawk. Derita Marimo yang buta arah ditambah kawanan baboon yang tak kenal waktu nenyerang orang asing.

Tukang kapal yang kehilangan anggota tubuhnya menjadikan dirinya cyborg agar bisa bertahan hidup.

Jangan lupakan perjuangan koki kapal yang harus rela berlarian sepanjang tahun demi mendapatkan resep masak terbaik di pulau Kamabakka (menyebut namanya saja sudah ngeri).

Silahkan browsing saja untuk nasib 4 kru sisanya. Haha...

Yes, mereka semua belanja jam terbang dari para maestro di tempat mereka "dibuang" oleh Kuma. Kondisi yang "kepepet" memaksa mereka mengerahkan segala kekuatan agar bisa bertahan hidup.

Hasilnya?
Hemmm... Soundtrack opening di episode ini cukup mewakili "semangat baru" setelah mereka kembali berkumpul di tempat yang telah disepakati. Harga buronan berkali-kali lipat. Muncul "Mugiwara ka-we" yang mengaku-ngaku sebagai mereka.

Bukankah mereka sudah "sukses"? 4E sudah diraih-lah meskipun tidak melanjutkan perjalanan. Ngapain lanjut perjalanan kalau diuber angkatan laut, dimusuhi bajak laut, shicibukai, bahkan selevel yonkou.

Mereka punya GOAL yang ingin mereka raih. Sudah hafal kan goal-nya Monkey D. Luffy? Ada kesepakatan yang mereka buat untuk mencapainya bersama. Tujuan besar memang tidak bisa diraih sendirian. Hidup tidak melulu soal kompetisi, tetapi juga kolaborasi.

Jadi masih kepengen mager?
Atau sudah bersiap menerima tantangan baru?
Yuk realisasikan rencana untuk mencapai tujuan-mu agar tak sekedar menjadi impian.

#challengerumbel #rumbelmenulis #komunitasIPMalangRaya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serunya Magang Mentor (Lagi)

Jangan pernah mengabaikan tantangan baru yang datang menyapa, karena belum tentu kesempatan akan datang untuk kedua kalinya. Penghujung tahun 1441 H ini menjadi momen yang istimewa bagi saya. Ada beberapa pengalaman seru bersama  Doodle Art,  salah satunya seputar mentorship. Bukan hal yang baru sebenarnya, memfasilitasi teman-teman yang ingin belajar tentang Doodle . Mulai Rumbel Doodle Art di IP Malang Raya Jatimsel dirintis, bersama teman-teman mencari  materi belajar sesuai kebutuhan. Tagline learning by sharing, learning by doodling memang sedari awal kami jadikan prinsip. Doodle art memang lebih banyak praktik, kalaupun ada teori sifatnya terbatas. Maka menggali " tacit knowledge " dari para doodler adalah harta karun berharga. Berikutnya pengalaman magang menjadi mentor di kelas Bunda Cekatan selama dua bulan kemarin. Walau belum optimal tetapi lumayan untuk memberi gambaran apa dan bagaimana mentorship yang ideal. Pada akhir Juli kemarin, tawaran menarik tiba-t...

Tutorial Memasang Twibbon dengan memakai Canva

Sudah ikut berapa kelas/project di masa pandemi ini?  Pertanyaannya bukan "berapa tempat yang dikunjungi?" karena orang bijak tidak akan banyak bepergian jika tidak penting sekali.  Biasanya setiap project memberi template twibbon yang bisa kita tempel foto diri sebagai penanda bahwa kita berpartisipasi di dalamya. Nah, sudah tahu cara pasangnya? Cek tutorial memasang template twibbon memakai Canva berikut. Catatan: ada banyak cara dan aplikasi lain yang bisa dipakai. Ini hanya salah satu pilihan solusi.

Giveaway dan Jam Terbang

Kalau ada yang tanya, gimana sih caranya belajar bikin doodle? Di tulisan sebelumnya selalu saya ulang-ulang, pakai cara ATM (amati-tiru-modifikasi). Sampai kapan? Sampai menemukan mana yang paling nyaman & gue banget. Setelah itu kita bisa mencari tantangan baru. Salah satunya dengan membuatkan doodle sesuai selera orang lain. Dengan mempertemukan gue banget Vs selera orang lain, kira-kira apa yang terjadi? Apakah coretanmu berubah lagi? Bisa jadi. Karena tujuan saya membuat coretan adalah untuk membuat sesuatu yang bermanfaat, maka sedari awal saya sudah biasa menerima doodle permintaan orang. Dari yang mulanya gratisan, bayar seikhlasnya, hingga berbayar. Kalau dibuka lagi, terasa sekali bedanya waktu masih awal-awal dulu suka doodling dengan sekarang. Baik dari alat, kualitas, juga kecepatan menyelesaikan suatu karya. Apakah saya sudah sampai di tahap excellent? Masih berproses. Jika bidang lain membutuhkan 10.000 jam terbang agar bisa disebut profesional, bagaimana j...