Langsung ke konten utama

Menemukan Ide Doodling


Bicara soal ide, pasti nano-nano rame rasanya.


Inspirasi bisa datang dari mana saja.
Bukan tidak mungkin, tiba-tiba muncul ide saat sedang membaca buku, stalking IG, memasak menu makan malam, menonton drama korea, hingga jalan-jalan ke warung sebelah.

Saya pernah membuat doodle dengan tema labu setelah melihat tunas labu yang muncul di teras belakang rumah. Jangan menutup mata,  dan menjadikan excuse untuk berhenti berkarya karena sedang tidak punya ide. 

Segera catat.
Gunakan note atau kertas kecil sebelum ide itu terlupa karena aktivitas harian. Kalian bisa manfaatkan fitur note di HP atau sediakan buku catatan kecil yang mudah dibawa kemanapun.

Ide tak akan berjejak tanpa eksekusi.
Seringkali kita menunda eksekusi doodling yang idenya sudah di depan mata. Tak jarang ini yang menjadi penyebab karya kita mangkrak. 


Tak jarang proses menemukan ide ini lebih panjang daripada proses doodling itu sendiri.

Bagi si #ideation, menemukan inspirasi itu seperti mencari air di tengah lautan. Banyak banget! Tantangannya justru membuat karya nyata dari ide-ide yang ada di kepala agar tidak terbang sia-sia.

Lain cerita dengan si #activator, intinya coret-coret dulu ide bisa hadir belakangan.

Bagi si #arranger, kudu matang semua ide baru membuat karya.

Teman-teman termasuk yang mana? Atau punya tipe yang berbeda dalam menemukan inspirasi?

*Dimase-Art*


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Doodle Art Berdasarkan Tahap Pembuatan

Sudah mulai praktek bikin doodle di rumah? Kok kurang rapi ya? Ternyata doodle tidak hanya dibuat dengan cara spontan, kalian boleh kok memakan dua teknik lain dalam pembuatan doodle. Apa saja kah itu? Tahapan Pembuatan Doodle Art 1. Unplanned (Spontan) Doodle Seperti namanya, doodle dibuat dengan cara spontan atau langsung memakai pena di atas kertas. Tidak perlu membuat sketsa atau tanpa rencana. Kelebihan: Waktu lebih cepat karena tidak perlu dua kali kerja. Kekurangan: Hasil mungkin kurang rapi bagi doodler pemula, jika terjadi kesalahan tidak bisa dibenahi kecuali dengan ditimpa. Baik digunakan untuk doodle sebagai relaksasi, doodle untuk diri sendiri 2. Semiplanned Doodle Sebelum membuat doodle, kita membuat sketsa kasar terlebih dulu baru kemudian dilanjutkan dengan menebali memakai pena. Kelebihan: hasil lebih rapi karena terkonsep, tetapi kita masih bisa bereksplorasi untuk melengkapi konsep kasar. Kelemahan: harus segera eksekusi agar ide tidak memguap beg...

Serunya Magang Mentor (Lagi)

Jangan pernah mengabaikan tantangan baru yang datang menyapa, karena belum tentu kesempatan akan datang untuk kedua kalinya. Penghujung tahun 1441 H ini menjadi momen yang istimewa bagi saya. Ada beberapa pengalaman seru bersama  Doodle Art,  salah satunya seputar mentorship. Bukan hal yang baru sebenarnya, memfasilitasi teman-teman yang ingin belajar tentang Doodle . Mulai Rumbel Doodle Art di IP Malang Raya Jatimsel dirintis, bersama teman-teman mencari  materi belajar sesuai kebutuhan. Tagline learning by sharing, learning by doodling memang sedari awal kami jadikan prinsip. Doodle art memang lebih banyak praktik, kalaupun ada teori sifatnya terbatas. Maka menggali " tacit knowledge " dari para doodler adalah harta karun berharga. Berikutnya pengalaman magang menjadi mentor di kelas Bunda Cekatan selama dua bulan kemarin. Walau belum optimal tetapi lumayan untuk memberi gambaran apa dan bagaimana mentorship yang ideal. Pada akhir Juli kemarin, tawaran menarik tiba-t...

Tutorial Memasang Twibbon dengan memakai Canva

Sudah ikut berapa kelas/project di masa pandemi ini?  Pertanyaannya bukan "berapa tempat yang dikunjungi?" karena orang bijak tidak akan banyak bepergian jika tidak penting sekali.  Biasanya setiap project memberi template twibbon yang bisa kita tempel foto diri sebagai penanda bahwa kita berpartisipasi di dalamya. Nah, sudah tahu cara pasangnya? Cek tutorial memasang template twibbon memakai Canva berikut. Catatan: ada banyak cara dan aplikasi lain yang bisa dipakai. Ini hanya salah satu pilihan solusi.